Sukses Usaha Sampingan Walau Tanpa Modal? Bisa Banget!

 

Salah satu aspek utama yang perlu kamu perhitungkan saat akan memulai bisnis adalah modal. Modal adalah sejumlah dana yang digunakan untuk memulai suatu usaha dan biaya modal jumlahnya bisa bervariasi sehingga harus diperhitungkan dengan baik. Aspek yang satu ini cukup penting karena dapat memberi kamu gambaran apakah bisnis yang akan kamu jalankan ini layak atau tidak, memungkinkan atau tidak. Singkatnya, memperkirakan jumlah modal dengan matang bisa membuat kamu mengantisipasi risiko kerugian.

 

Sayangnya, tidak semua calon pengusaha memiliki modal. Apalagi bagi mereka yang saat ini bekerja sebagai karyawan kantoran dengan gaji yang mepet atau ibu rumah tangga dan mahasiswa yang belum memiliki penghasilan sendiri. Seringkali, ide-ide bisnis yang muncul harus terhambat karena mentok di modal yang tidak mencukupi. Pertanyaan yang paling sering muncul adalah, bagaimana bisa menyisihkan dana untuk memulai bisnis bila pendapatan sudah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari?

Kalau kamu adalah bagian dari golongan ini, kamu tidak perlu khawatir lagi. Kemajuan internet dan sistem komputer yang pesat membuat transaksi jual beli atau berbisnis menjadi lebih sederhana. Hal ini bahkan memunculkan peluang usaha sampingan tanpa modal sekalipun! Menarik, bukan? Konsep bisnis minim modal yang cukup umum dilakukan oleh orang-orang adalah bisnis jualan online sebagai reseller. Sementara itu, ada juga cara jualan online tanpa modal yang biasa disebut bisnis dropship.



 

Bisnis reseller dan bisnis dropship ini perbedaannya hanya terletak di jumlah modal dan sistem bisnisnya. Namun, seorang reseller tetap bisa mengerjakan pekerjaan dropshipper. Pada pengertiannya sendiri, reseller adalah orang yang menjual produk hasil buatan pihak lain atau yang biasa disebut supplier/pemasok.

Bisnis sebagai reseller ini disebut sebagai bisnis minim modal karena kamu membeli stok barang dengan harga grosir yang jauh lebih murah di tempat supplier/pemasok. Model bisnis seperti ini tentunya sangat menarik karena kamu tidak perlu menghitung biaya produksi dan bahan baku ketika memperkirakan modal. Kamu cukup membeli produk tersebut, menaikkan harganya sebagai keuntunganmu kemudian dijual kembali dengan harga yang baru dan teknik marketing yang ciamik. Kelebihan lain dari sistem reseller ini adalah kamu bisa mengatur jumlah stok barang yang kamu miliki sehingga tidak perlu takut mendadak kehabisan.

Di sisi lain, dropship adalah sistem jualan online tanpa modal dan stok barang dimana kamu sebagai pihak penjual akan berperan sebagai perantara antara supplier/pemasok dengan pembeli. Kamu tidak perlu menyetok barang karena pihak supplier akan mengirimkannya langsung kepada pembeli atas nama tokomu. Bisnis yang satu ini juga sangat menarik karena kamu bahkan tidak perlu mengeluarkan modal apapun, selain cukup berbekal sinyal internet saja dan kamu harus rajin mengecek ketersediaan barang di supplier.

Tapi, bukan berarti konsep bisnis dropship berbeda jauh dengan reseller karena pada faktanya, kedua model bisnis ini bisa dilakukan oleh orang yang sama tergantung pada kondisi dan strategi marketingnya. Baik bisnis model reseller maupun dropship sama-sama merupakan bisnis modal kecil untung besar yang sangat layak dicoba oleh para karyawan, ibu rumah tangga, hingga mahasiswa. Kelebihan lain dari model bisnis yang satu ini adalah fleksibilitas waktu. Kamu bisa mengurus bisnismu kapan saja di sela-sela waktu luangmu.

Tentunya cara bisnis online shop tanpa modal seperti ini akan sangat cocok untuk kamu yang memang memiliki kesibukan utama, bukan?

 

Jika sudah merasa tertarik untuk memulai bisnis ini, langkah selanjutnya adalah merencanakan lebih jauh mengenai produk yang akan kamu jual. Kamu bisa menentukannya dengan berpatokan pada barang yang kamu sukai dan mengecek apakah barang tersebut memiliki pasarnya sendiri. Salah satu rekomendasi produk yang cukup populer, menarik, dan murah untuk dijual adalah pakaian. Bisnis pakaian menjadi salah satu bisnis strategis yang bisa dicoba oleh para pengusaha karena banyak peminatnya, permintaan pasar tinggi di waktu tertentu, mudah mendapatkan pemasok/supplier, dan barangnya tidak cepat rusak.

Lantas, bagaimana cara jadi reseller bajuonline tanpa modal yang sukses? Kamu bisa coba beberapa tips di bawah ini:

 

1.    Menemukan supplier baju terpercaya

Langkah paling awal dalam memulai model bisnis minim modal seperti reseller dan dropship adalah menemukan supplier baju yang tepat. Supplier atau pemasok adalah salah satu aspek utama yang perlu dipertimbangkan dalam mendirikan model bisnis yang satu ini. Pasalnya, kualitas produk kamu sepenuhnya ditentukan oleh supplier karena pihak supplier lah yang melaksanakan proses pemilihan bahan baku hingga produksi.

Jangan lupa juga untuk mencari supplier tangan pertama yang harganya sesuai di budgetmu. Tangan pertama maksudnya adalah supplier grosir tunggal yang akan memberikan kamu harga paling murah daripada tempat-tempat lain. Tentunya membeli grosir dari supplier seperti ini akan sangat meringankan beban biaya, bukan?

     

2.    Buat akun toko online

Ketika kamu sudah memiliki supplier, kamu harus mulai mendirikan tokomu. Umumnya, bisnis reseller atau dropship banyak berada di media sosial dan marketplace. Kamu bisa memilihnya sesuka hati atau bahkan menghubungkan akun promosi toko di media sosial ke toko di market place. Semuanya ini tergantung pada strategi marketing yang kamu lakukan.

 

Jika kamu memilih berjualan di marketplace, sebenarnya hal itu bisa memudahkan kamu. Sebagai pengusaha pemula, tentunya akan muncul rasa kesulitan menemukan pembeli pertama. Namun, marketplace akan mempermudah hal ini karena marketplace menciptakan lingkungan jual-beli dimana penjual dan pembeli sudah dikumpulkan dalam satu area. Sekarang, kamu hanya harus memenangkan persaingan dengan toko-toko serupa untuk mendapatkan orderan pertamamu.